Selasa, 05 Februari 2013

dear-god

Jalan sunyi yang melintas dipinggir kota dingin ini. Ribuan kilo (jarak terbentang) dengan orang yang kucinta, sebuah tujuan berat tuk digapai saat 'kuingat semua kata yang kau ucapkan padaku, terpaksa kuhanya bisa brharap brada disana. Kembali ketempat yang ku' cinta. Tuhan.. Satu hal yang kupinta darimu, jagalah ia saat ku tak didekatnya dan brada trlalu jauh darinya. Semua orang butuh kekasih yang bisa setia tapiku tinggalkan ia saat 'ku lelah menemukannya. Andai saja dulu 'ku tetap disana, karena (itu) kini 'ku kesepian, lelah dan merindukannya lagi. Oh tidak. Bagiku jalan tandus ini tak ada sesuatupun, tak ada siapapun saat kota ini terlelap dan semua toko tertutup. Trpaksa' ku hanya bisa mengenang masa kita berdua. Foto-foto dan kenangan lainnya membuatmu melewatinya. Berulang kali mencari tak pernah temukan jawabannya, sebelum waktu kian lama. Pencarian kian sia-sia, saat dulu ku menemukanmu, sesuatu (dalam hatiku) menyuruhku tetap disisimu tapi ku (tak menurutinya), dan menyerah pada keegoisanku. Dan kini betapa ku rindu seseorang yang (harusnya), kujaga, saat harapan mulai mudar (kian tiada).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar